Home » Artikel
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Sunday, July 23, 2017
Thursday, February 23, 2017
Panen Pleset
Dalam kesempatan yg indah alhamdulilah admin dapat posting lagi, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang di desa pleset yang sekarang sudah panen, meski harga padi yang kurang sehat ini membuat petani resah, tapi bagaimana pun tetap kita harus syukuri atas panen yg telah tiba ini, inilah beberapa panen yang ada di desa pleset
Friday, April 29, 2016
Menghapus Akun FB
Selamat malam semua teman yang ada dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi cara untuk menonaktifkan FB ( Facebook ), karena kemarin saya di suruh sama ibu-ibu untuk menonaktifkan akun faebook anaknya karena sianak tiap hari hanya main hp facebookan aja kurang peduli dari kegiatan di keluarga,
langsunga aja untuk mengnon aktifkan akun Facebook berikut caranya:
langsunga aja untuk mengnon aktifkan akun Facebook berikut caranya:
- Masuk ke Facebook anda yang ingin kamu hapus akunnya masukkan email/Nomor HP dan passwordnya
-
- Setelah login dan berada pada halaman depan facebook klik link https://www.facebook.com/help/delete_account atau bisa copy dan paste di penulusaran google dan akan di tujukan ke facebook untuk di minta login atau masuk akun facebook. Untuk mempermudah saya akan tampilkan gambar cara menghapus facebook:
- Kemudian setelah mengklik link di atas tadi akan muncul lagi tampilan baru cara menghapus facebook seperti di bawah ini.
- Setelah mendapati tampilan seperti di atas maka alangkah baiknya anda membaca tentang isi bacaan di tampilan tersebut guna untuk bisa sedikit memahami tentang penghapusan facebook anda, setelah anda membaca dan sudah mengerti maka klik "Hapus Akun saya" dan akan mendapati tampilan selanjutnya
demikian dari tulisan saya semoga bermanfaat bagi anda semua
Thursday, April 21, 2016
Cara Pembasmi Ulat Bulu
Selamat sore berjumpa lagi dengan admin yang ingin berbagi pengalaman dan semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semua, dalam musim ini saya berbagi tips untuk membasmi ulat bulu dengan biaya yang relatif murah dan efisien,
dari beberapa hari ini pohon di depan rumah ditempati yang namanya ulat bulu sudah dilakukan di obori ( dibakar ulatnya) memang hilang tetapi setelah besok paginya tempat ulat yang tadinya di obori juga di tempati lagi dan semakin banyak, dari itu saya bingung bagaimana membasminya alhasil saya tanya si mbah dan simbah memberi jawaban, ini dia jawabannya ini tole bahannya. mari di simak.......
Bahan - bahannya ini kita ambil dari lingkungan di sekitar kita dan mudah
Bahan-Bahan
1. Minyak Wangi yang harum...
2. Tepung Kanji
3. Air secukupnya
4. Semprotan minyak wangi
Langkah pembuatannya :
- Campurkan semua bahan yang sudah dikumpulkan dalam semprotan minyak wangi dengan takaran 100 ml minyak wangi, 500 gram tepung kanji dan 20 liter air.
- Kocok-kocok ramuan tadi sehingga tercampur merata
- Lakukan penyemprotan pada ulat bulu hingga atau tempat sarangnya ulat bulu berada
- tunggu reaksinya hingga 15-30 menit
semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu pada pecinta tanaman yang ingin tanamannya terhindar dari hama ulat bulu dan dengan biaya yang bisa di bilang murah dan mudah didapatkan disekitar kita. demikian dari saya semoga bermanfaat bagi anda semua
Tuesday, March 29, 2016
Pertanian Organik Modern
Selamat malam semuanya dalam kesempatan yang indah ini saya ingin berbagai dan sekaligus untuk inspirasi agar menjadikan petani indonesia menjadi lebih maju dan makmur.
Dari
beribu tahun lalu, manusia telah mengerti apa itu pertanian. Dapat dikatakan
bertani dan berburu adalah pekerjaan pertama yang diketahui oleh manusia dari
jaman purba. Dimulai dari pertanian nomaden berkembang sampai menjadi pertanian
modern. Tidak berhenti sampai disini, pertanian modern dikembangkan lagi
menjadi pertanian organik modern. Dengan bertani, kebutuhan pokok manusia dalam
hal pangan akan terpenuhi. Karena manusia pada dasarnya adalah makhluk yang
dinamis. Selalu berkembang karena memiliki otak. Seiring dengan perkembangan
tersebut, maka kebutuhan juga semakin berkembang.
Alasan
ini yang menyebabkan adanya system pertanian organik modern. Jika dulu
kebutuhan pangan hanya untuk mengatasi rasa lapar dan bertahan hidup. Sekarang
untuk memperpanjang keberlangsungan hidup. Bertahan memiliki arti sempit karena
hanya bersifat temporary atau sementara sustainability berarti kontinyu. Inilah
konsep yang mendasari perkembangan pertanian dari system tradisional ke modern.
Bagaimana agar petani selain memenuhi kebutuhan pangan saat ini tetapi juga di
masa yang akan datang.
Istilah
organic sendiri masih berkaitan dengan sustainability diatas. Dimana untuk
mempertahankan keberlangsungan hidupnya, manusia harus memiliki ketahanan tubuh
yang lebih baik dari sebelumnya. Kata organic ini mulai diperkenalkan sekitar
tahun 1940’an lalu, mengacu pada bahan yang menyertai produksi suatu system
pertanian. Yaitu dengan sesedikit mungkin menyertakan bahan kimia pada benih
dan prosesnya. Baik itu pupuk maupun tindakan lainnya. Secara umum pertanian
organik modern dapat dicapai dengan cara sebagai berikut:
Diversifikasi tanaman dalam suatu lahan pertanian. Beberapa tanaman yang
berbeda akan membuat beberapa hewan yang memiliki peran pendukung terhadap
keberlangsungan pertanian menjadi tertarik. Sehingga tidak perlu ada media
tambahan agar tanaman dan tanah tetap subur.
Pertanian
yang dilakukan berbarengan dengan aktivitas peternakan. Akan ada dukungan dari
kedua aktivitas ini. Dimana lahan harus diolah dengan bahan alami, yaitu
kotoran hewan. Kotoran ini juga harus bebas dari bahan kimia buatan, sehingga
harus makan dari rumput yang ditanam sendiri, begitu seterusnya Mengolah tanah
dengan kotoran hewan, dan menanami rumput seperti dijelaskan sebelumnya tadi.Saat
ini beberapa tanaman yang dapat dikembangkan dengan system pertanian organik
modern masih terbatas pada holtikultura atau tanaman sayur-sayuran.
Monday, March 14, 2016
Menjaga Kesuburan tanah
Dalam kesempatan siang ini saya sangat berkesan sama pak karena bapak seorang petani, tetapi sayang kadang para petani kurang memperhatikan kesuburan tanah. padahal dalam penggunaan bahan kimia terus menerus akan mengakibatkan tanah menjadi kurang subur
Kesuburan tanah dapat dijaga dengan usaha-usaha sebagai berikut.
· Pemupukan, diusahakan dengan pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk buatan, dan pupuk kompos.
· Sistem irigasi yang baik, misalnya membuat bendungan-bendungan.
· Pada lereng-lereng gunung dibuat hutan-hutan cadangan.
· Menanami lereng-lereng yang telah gundul.
· Menyelanggarakan pertanian di daerah miring secara benar.
Kemiringan lereng adalah kemiringan
suatu lahan terhadap hiding horizontal. Semakin besar sudut kemiringan
lahan tertentu akan semakin besar kemungkinan erosi dan longsor.
kestabilan lahan pertanian daerah
miring dan untuk mengurangi tingkat erosi tanah, maka diperlukan
beberapa langkah berikut.
1. Terasering, Yaitu menanam tanaman dengan system berteras-teras untuk mencegah erosi tanah.
2. Contour Farming, yaitu menanami lahan menurut garis kontur, sehingga perakaran dapat menahan tanah.
3. Pembuatan tanggul pasangan(guludan) untuk menahan hasilm erosi.
4. Contour Plowing, yaitu membajak searah garis contur sehingga terjadi alur-alur horizontal.
5. Contour Strip Cropping, yaitu bercocok tanam dengan cara membagi
bidang tanah itu dengan bentuk sempit dan memanjang dengan mengikuti
garis kontur sehingga bentuknya berbelok-belok. Masing–masing ditanami
tanaman yang berbeda-beda jenisnya secara berselang-seling (tumpang
sari).
6. Crop Rotation, yaitu usaha pergantian jenis tanaman
supaya tanah tidak kehabisan salah satu unsur hara akibat diisap terus
oleh salah satu jenis tanaman
7. Reboisasi, menanami kembali hutan- hutan yang gundul.
Tingkat erosi suatu lahan akan sangat
berpengaruh terhadap kesuburan tanah untuk pertanian. Semakin tinggi /
besar tingkat erosi tanah permukaannya berarti semakin tidak subur dan
tidak cocok untuk tanaman petanian pangan.
Pengaturan air (drainage) suatu lahan juga berpengaruh terhadap
kondisi kesuburan tanah. Jika pengaturan air jelek, maka tanah akan
tergenang bagian permukaannya.
Tidak semua lahan di permukaan bumi
dapat dimanfaatkan secara langsung oleh manusia karena terdapat
kendala-kendala tertentu, seperti adanya lahan yang tertutup es yang
tebal yaitu lahan di kutub dan di pegunungan tinggi, tanah-tanah yang
gersang dengan suhu terlalu tinggi seperti lahan-lahan di gurun,
lahan-lahan yang tidak subur, serta lahan-lahan yang terdiri atas batu
cadas, yang semuanya sangat sulit diolah. Hanya lahan-lahan yang secara
kualitatif sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan dalam pemenuhan
kebutuhan manusia disebut lahan potensial.
Lahan potensial yang ada di permukaan
bumi dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk nonpertanian antara lain
dalam bentuk:
1. Pemanfaatan untuk lokasi industri.
2. Pemanfaatan untuk lokasi perdagangan.
3. Pemanfaatan untuk wilayah pemukiman.
4. Pemanfaatan untuk fasilitas-fasilitas sosial seperti hiburan, prasarana, transportasi dan fasilitas- fasilitas sosial lainnya.
Demikian artikel saya semoga bermanfaat dan semoga membuat petani lebih sukses dan tetap menjaga kesuburan tanah...
Saturday, March 5, 2016
Tanaman Jahe
selamat malam para pembaca semua tentu anda semua sudah tahu tanaman jahe bukan... dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tanaman jahe
Jahe
(Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer
sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang
menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa
keton bernama zingeron.
Tanaman jahe sudah terkenal sebagai bahan obat dan penghangat. Jahe
merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe
termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae), se-famili dengan
temu-temuan lainnya seperti temu lawak
(Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas galanga) dan lain-lain. Bagi anda yang ingin mencoba bertani jahe baik dalam skala besar maupun kecil,berikut adalah Cara Budidaya tanaman Jahe yang lengkap.
(Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas galanga) dan lain-lain. Bagi anda yang ingin mencoba bertani jahe baik dalam skala besar maupun kecil,berikut adalah Cara Budidaya tanaman Jahe yang lengkap.
1. SEJARAH SINGKAT
Jahe berasal dari Asia Pasifik yg tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yg pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa dan Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate), dsb.
Jahe berasal dari Asia Pasifik yg tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yg pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa dan Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate), dsb.
Saturday, December 12, 2015
Musim tanam Pleset
Selamat sore semua dengan hati yang tenang dan nyaman dengan adanya tulisan ini q ingin memajukan desa ku yang Indah meski begini,, dalam bulan desember 2015, kali ini di desa q ini penuh dengan kesibukan terutama desa agraris jadi sama sibuk di sawah untuk mengolah lahan yang di miliki masing-masing warga, alhamdulilah dengan adanya hujan ini desa ku akhirnya bisa menaman padi lagy, meski usahanya yang luar biasa, semga dengan usaha yang maksimal menjadikan makmur desa kecil ku yang indah ini.
ini lah beberapa petak sawah yang habis tanam padi
selang beberapa lama dan berkat doa masyarakat agar turun hujan untuk pengairan pandinya akhirnya Alloh SWT mengabulkan, dengan adanya hujan ini akhirnya pada petani semakin semangat dalam mengolah lahan yang dimiliki. meski hujan yang kadang campur angin kadang para warga sempat was-was karena bisa berbahaya, tetapi para masyarakat tetap berdoa dengan adanya turunnya hujan ini menjadikan desa ini menjadi adem ayem dan barokah, alhamdulilah setelah hujan yang bertahap hari demi hari akhirnya tanamannya sudah lumanya. meski kadang para petani mengeluh dengan masalah pupuk yang katanya sulit di dapat, tetapi dengan penuh semangat dan harapan yang tinggi pada petani tidak patah semangat untuk membuat tanamannya kedepan menghasilkan yang berlimpah, harapan penulis semoga desa ku menjadi makmur, dengan hasil berhari hari akhirnya begini lah desa ku Pleset
Wednesday, December 9, 2015
PILKADA NGAWI
Ini lah bukti kita telah memilih yang telah dilaksanakan di desa pleset tepatnya, hari ini tanggal rabu, 9 Desember 2015 adalah hari yang di nantikan oleh penduduk Ngawi untuk menetukan pimpinan yang
dapat membuat masyarakat aman, tentram, dan makmur, itu impian dari semua masyarakat ngawi, tapi apa buktinya???semoga dengan adanya pemilihan ini ngawi menjadi lebih maju...
dengan di isi 2 calon yang bersaing ketat.....
Friday, March 7, 2014
Panen Raya
Selamat datang dan selamat membaca dalam artikel dalam blog ini semoga bisa bermanfaat bagi anda semua untuk menambah wawasan bagi kita semua karena dengan adanya kita membaca kita bisa tau, dalam kesempatan ini saya akan berbagi kebahagiaan meski sudah agak lambat tapi tidak apalah yang penting bisa hehhe..
ini saatnya yang dinanti-nanti sudah tiba sapa itu............???? hayooo teba siapaa
Yaitu panen raya bos hehehehe memang di desaku yang sederhana ini sudah saatnya panen, sudah lama para pak tani merawat melihat dan memelihara sawah ladangnya untuk menuai sebubah padi yang tumbuh subur didesa ku Pleset tercinta ini, ini diaya panen hasilnya
ini dia hasilnya tapi semua ini atas Ridho dari yang Alloh Yang maha kuasa semuga dengan hasil ini menjadi berkah amiin.. setelah ini pak tani belum usai usahanya untuk padi ini berubah menjadi beras, setelah ini baru pak tani menyiangi padinya agar menjadi kering, tapi kadang juga kasihan sama pak tani, karena cuaca yang kadang tidak menentu kadang panas kadang hujan kadang juga panas dingin karena kecapena ngurusinya hehehe tapi usaha itu pak tani lakukan demi anak cucu dan
kebutuhan tercukupi, kadang hasilnya panena tidak kerumah kadang langsung dibawa kabur truk pedang karena demi kebutuhan hidup dan SPP anaknya yang masih sekolah, kadang juga utnuk mengembalikan uang pinjaman, ini lah hidup seorang petani, tapi tetap bagaimanpun kita harus bersyukur karena dengan kegigihannya lah kita semua masih bisa merasakan nasi yang berwana putih ini yang kita makan setiap hari untuk sarapan pagi sunggih nikmatnya, tapi apakah kita berfikir sampai segitu hanya untuk sesuap nasi butuh proses lama tapi kadang kita tidak mensyukurinya, maka dari itu mari kita semua untuk saling bersyukur atas apa yang diberikan Alloh kepada kita terutama kenikmatan kesehat
ini saatnya yang dinanti-nanti sudah tiba sapa itu............???? hayooo teba siapaa
Yaitu panen raya bos hehehehe memang di desaku yang sederhana ini sudah saatnya panen, sudah lama para pak tani merawat melihat dan memelihara sawah ladangnya untuk menuai sebubah padi yang tumbuh subur didesa ku Pleset tercinta ini, ini diaya panen hasilnya
ini dia hasilnya tapi semua ini atas Ridho dari yang Alloh Yang maha kuasa semuga dengan hasil ini menjadi berkah amiin.. setelah ini pak tani belum usai usahanya untuk padi ini berubah menjadi beras, setelah ini baru pak tani menyiangi padinya agar menjadi kering, tapi kadang juga kasihan sama pak tani, karena cuaca yang kadang tidak menentu kadang panas kadang hujan kadang juga panas dingin karena kecapena ngurusinya hehehe tapi usaha itu pak tani lakukan demi anak cucu dan
Thursday, September 5, 2013
mengatasi krisis air
Air
adalah salah satu kebutuhan vital bagi manusia. Demikian pentingnya
fungsi dan kedudukannya, hingga di jaman modern ini, air menjadi salah
satu produk yang diperjual belikan. Namun tahukah anda bahwa kerusakan
lingkungan yang terjadi saat ini berefek pada menurunnya kualitas air?
Berkurangnya area resapan karena kurang terencananya pembangunan, erosi,
abrasi, banjir hingga kemarau berkepanjangan menjadi sebab menurunnya
kualitas air, terutama yang terkandung dalam tanah.
Kondisi tersebut tidak bisa didiamkan bagitu saja. Harus ada upaya untuk mencari jalan keluar untuk memperbaiki kualitas air tanah. Usaha perbaikan ini bisa dimulai dari lingkungan rumah dimana kita tinggal. Salah satu caranya dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan merupakan sebuah sarana berupa sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah dengan baik.
Sumur resapan ini memiliki banyak manfaat diantaranya, sebagai pengendali banjir, melindungi serta memperbaiki kualitas air tanah, menekan laju erosi dan dalam jangka waktu lama dapat memberi cadangan air tanah yang cukup. Secara sederhana, prinsip kerja sebuah sumur resapan yaitu menyimpan (untuk sementara) air hujan dalam lubang yang sengaja dibuat, selanjutnya air tampungan akan masuk ke dalam tanah sebagai air resapan (infiltrasi). Air resapan ini selanjutnya menjadi cadangan air tanah.
Persyaratan Pembuatan
Untuk membuat sumur resapan ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan, diantaranya:
1. Dibuat pada lahan yang lulus air dan tahan longsor
2. Harus bebas dari pencemaran maupun kontaminasi limbah
3. Air yang masuk ke dalam sumur resapan adalah air hujan
4. Untuk daerah bersanitasi lingkungan buruk, yaitu daerah dengan kondisi sarana air limbah, air hujan dan system pembuangan sampahnya tidak memenuhi persyaratan sanitasi, sumur resapan hanya menampung air hujan dari atap yang disalurkan melalui talang
5. Mempertimbangkan aspek hidrogeologi, geologi dan hidrologi
Pemilihan Lokasi
Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan untuk memilih lokasi pembuatan sumur resapan (menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan) adalah:
1. Keadaan muka air tanah
Untuk mengetahu keadaan muka air tanah dapat ditentukan dengan cara mengukur kedalamannya permukaan air tanah terhadap permukaan tanah dari sumur di sekitarnya pada musim hujan.
2. Permeabilitas tanah
Permeabilitas tanah merupakan kemampuan tanah untuk dapat dilalui air. Permeabilitas tanah yang dapat dipergunakan untuk sumur resapan terbagi dalam tiga kelas,yaitu :
- permeabilitas tanah sedang (jenis tanah berupa geluh/lanau, memiliki daya serap 2,0 – 6,5 cm/jam)
- permeabilitas tanah agak cepat (jenis tanah berupa pasir halus, memiliki daya serap 6,5 – 12,5 cm/jam)
- permeabilitas tanah cepat (jenis tanah berupa pasir kasar, memiliki daya serap 12,5 cm/jam)
Penempatan Sumur Resapan
Untuk membuat memaksimalkan fungsi sumur resapan air hujan, kita perlu memperhatikan keadaan lingkungan setempat. Misal jarak sumur resapan dengan jalan, rumah, septic tank maupun sumur air minum. Jarak minimum sumur resapan dengan dengan jalan kurang lebih 1,5 meter.
Jenis Sumur Resapan
Bagi kita yang tinggal di daerah perkotaan, berkurangnya daerah resapan air karena makin banyak permukaan tanah yang tertutup bangunan dan jalan berdampak pada berkurangnya daya serap tanah terhadap air. Pembuatan sumur resapan di lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu solusi memperbaiki kualitas air tanah. Penerapan sumur resapan pada lingkungan tempat tinggal (terutama di wilayah perkotaan) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Sumur resapan individu
Sesuai dengan namanya, semur resapan individu merupakan sumur resapan yang dibuat pada masing-masing rumah tinggal. Dampak sumur resapan akan maksimal jika masing-masing rumah ikut membuatnya. Peletakkan sumur resapan dapat memanfaatkan lahan sisa maupun pekarangan yang ada. Langkah-langkah untuk membuat sumur resapan individu ini yaitu :
- Memeriksa tinggi muka air tanah, tinggi muka air tanah yang dipersyaratkan adalah >3 meter
- Memeriksa permeabilitas tanah, permeabilitas tanah yang baik adalah lebih besar atau sama dengan 2 cm/jam
- Memperhatikan persyaratan jarak
Jumlah sumur resapan pada sebuah lahan pekarangan ditentukan berdasarkan curah hujan maksimum, permeabilitas tanah serta luas bidang tadah dan dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:
H = (D x I x A tadah – D x k x A sumur)/(A sumur + D x k x L)
dimana :
H = Kedalaman sumur (m)
D = Durasi hujan (jam)
A sumur = Luas penampang sumur (m2)
L = Keliling penampang sumur (m)
k = Permeabilitas tanah (m/jam)
A tadah = Luas tadah hujan (m2), berupa atap rumah dan atau permukaan tanah yang diperkeras
I = Intensitas hujan (m/jam)
2. Sumur resapan kolektif
Jenis sumur resapan ini dibuat secara kolektif (bersama) dalam sebuah komunitas warga masyarakat dengan skala besar dan membutuhkan lahan cukup luas. Sumur resapan kolektif dapat berupa kolam resapan, sumur resapan dalam maupun resapan parit berorak. Tidak jarang area sumur resapan kolektif bisa dijadikan tempat rekreasi bersama di dalam sebuah kompleks perumahan.
Spesifikasi Pembuatan Sumur Resapan
Untuk membuat sumur resapan yang baik ada beberapa hal teknis yang harus diperhatikan, yaitu :
1. Penutup Sumur
Untuk penutup sumur dapat dipilih beragam bahan diantaranya :
• Pelat beton bertulang tebal 10 cm dicampur dengan satu bagian semen, dua bagian pasir, dan tiga bagian kerikil (1pc : 2ps : 3kr)
• Pelat beton tidak bertulang tebal 10 cm dengan campuran perbandingan yang sama, berbentuk cubung dan tidak di beri beban di atasnya atau,
• Ferocement (setebal 10 cm).
2. Dinding sumur bagian atas dan bawah
Pembuatan dinding sumur dapat memanfaatkan buis beton. Dinding sumur bagian atas dapat menggunakan batu bata merah, batako, campuran satu bagian semen, empat bagian pasir (1pc : 4ps), diplester dan di aci semen.
3. Pengisi Sumur
Pengisi sumur dapat berupa batu pecah ukuran 10-20 cm, pecahan bata merah ukuran 5-10 cm, ijuk, serta arang. Pecahan batu tersebut disusun berongga.
4. Saluran air hujan
Dapat menggunakan pipa PVC berdiameter 110 mm, pipa beton berdiameter 200 mm maupun pipa beton setengah lingkaran berdiameter 200 mm.
Perawatan
Untuk menjaga agar kondisi sumur resapan tetap berfungsi dengan baik maka perlu diadakan pemeriksaan secara periodik, setidaknya setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan itu meliputi :
- Aliran masuk
- Bak control
- Kondisi sumur resapan
Pembuatan sumur resapan air hujan merupakan salah satu solusi untuk menjaga cadangan dan kualitas air agar terjaga dengan baik. Dalam skala yang lebih luas dapat pula memperbaiki kualitas lingkungan sekitar. Kita bisa mulai membuatnya di rumah yang kita tempati. Namun alangkah baiknya jika dilakukan secara bersama-sama dan menjadi gerakan massal. Sebuah tindakan kecil sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan yang kita tempati. Selamat mencoba.

Kondisi tersebut tidak bisa didiamkan bagitu saja. Harus ada upaya untuk mencari jalan keluar untuk memperbaiki kualitas air tanah. Usaha perbaikan ini bisa dimulai dari lingkungan rumah dimana kita tinggal. Salah satu caranya dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan merupakan sebuah sarana berupa sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah dengan baik.
Sumur resapan ini memiliki banyak manfaat diantaranya, sebagai pengendali banjir, melindungi serta memperbaiki kualitas air tanah, menekan laju erosi dan dalam jangka waktu lama dapat memberi cadangan air tanah yang cukup. Secara sederhana, prinsip kerja sebuah sumur resapan yaitu menyimpan (untuk sementara) air hujan dalam lubang yang sengaja dibuat, selanjutnya air tampungan akan masuk ke dalam tanah sebagai air resapan (infiltrasi). Air resapan ini selanjutnya menjadi cadangan air tanah.
Persyaratan Pembuatan
Untuk membuat sumur resapan ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan, diantaranya:
1. Dibuat pada lahan yang lulus air dan tahan longsor
2. Harus bebas dari pencemaran maupun kontaminasi limbah
3. Air yang masuk ke dalam sumur resapan adalah air hujan
4. Untuk daerah bersanitasi lingkungan buruk, yaitu daerah dengan kondisi sarana air limbah, air hujan dan system pembuangan sampahnya tidak memenuhi persyaratan sanitasi, sumur resapan hanya menampung air hujan dari atap yang disalurkan melalui talang
5. Mempertimbangkan aspek hidrogeologi, geologi dan hidrologi
Pemilihan Lokasi
Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan untuk memilih lokasi pembuatan sumur resapan (menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan) adalah:
1. Keadaan muka air tanah
Untuk mengetahu keadaan muka air tanah dapat ditentukan dengan cara mengukur kedalamannya permukaan air tanah terhadap permukaan tanah dari sumur di sekitarnya pada musim hujan.
2. Permeabilitas tanah
Permeabilitas tanah merupakan kemampuan tanah untuk dapat dilalui air. Permeabilitas tanah yang dapat dipergunakan untuk sumur resapan terbagi dalam tiga kelas,yaitu :
- permeabilitas tanah sedang (jenis tanah berupa geluh/lanau, memiliki daya serap 2,0 – 6,5 cm/jam)
- permeabilitas tanah agak cepat (jenis tanah berupa pasir halus, memiliki daya serap 6,5 – 12,5 cm/jam)
- permeabilitas tanah cepat (jenis tanah berupa pasir kasar, memiliki daya serap 12,5 cm/jam)
Penempatan Sumur Resapan
Untuk membuat memaksimalkan fungsi sumur resapan air hujan, kita perlu memperhatikan keadaan lingkungan setempat. Misal jarak sumur resapan dengan jalan, rumah, septic tank maupun sumur air minum. Jarak minimum sumur resapan dengan dengan jalan kurang lebih 1,5 meter.
Jenis Sumur Resapan
Bagi kita yang tinggal di daerah perkotaan, berkurangnya daerah resapan air karena makin banyak permukaan tanah yang tertutup bangunan dan jalan berdampak pada berkurangnya daya serap tanah terhadap air. Pembuatan sumur resapan di lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu solusi memperbaiki kualitas air tanah. Penerapan sumur resapan pada lingkungan tempat tinggal (terutama di wilayah perkotaan) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Sumur resapan individu
Sesuai dengan namanya, semur resapan individu merupakan sumur resapan yang dibuat pada masing-masing rumah tinggal. Dampak sumur resapan akan maksimal jika masing-masing rumah ikut membuatnya. Peletakkan sumur resapan dapat memanfaatkan lahan sisa maupun pekarangan yang ada. Langkah-langkah untuk membuat sumur resapan individu ini yaitu :
- Memeriksa tinggi muka air tanah, tinggi muka air tanah yang dipersyaratkan adalah >3 meter
- Memeriksa permeabilitas tanah, permeabilitas tanah yang baik adalah lebih besar atau sama dengan 2 cm/jam
- Memperhatikan persyaratan jarak
Jumlah sumur resapan pada sebuah lahan pekarangan ditentukan berdasarkan curah hujan maksimum, permeabilitas tanah serta luas bidang tadah dan dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:
H = (D x I x A tadah – D x k x A sumur)/(A sumur + D x k x L)
dimana :
H = Kedalaman sumur (m)
D = Durasi hujan (jam)
A sumur = Luas penampang sumur (m2)
L = Keliling penampang sumur (m)
k = Permeabilitas tanah (m/jam)
A tadah = Luas tadah hujan (m2), berupa atap rumah dan atau permukaan tanah yang diperkeras
I = Intensitas hujan (m/jam)
2. Sumur resapan kolektif
Jenis sumur resapan ini dibuat secara kolektif (bersama) dalam sebuah komunitas warga masyarakat dengan skala besar dan membutuhkan lahan cukup luas. Sumur resapan kolektif dapat berupa kolam resapan, sumur resapan dalam maupun resapan parit berorak. Tidak jarang area sumur resapan kolektif bisa dijadikan tempat rekreasi bersama di dalam sebuah kompleks perumahan.
Spesifikasi Pembuatan Sumur Resapan
Untuk membuat sumur resapan yang baik ada beberapa hal teknis yang harus diperhatikan, yaitu :
1. Penutup Sumur
Untuk penutup sumur dapat dipilih beragam bahan diantaranya :
• Pelat beton bertulang tebal 10 cm dicampur dengan satu bagian semen, dua bagian pasir, dan tiga bagian kerikil (1pc : 2ps : 3kr)
• Pelat beton tidak bertulang tebal 10 cm dengan campuran perbandingan yang sama, berbentuk cubung dan tidak di beri beban di atasnya atau,
• Ferocement (setebal 10 cm).
2. Dinding sumur bagian atas dan bawah
Pembuatan dinding sumur dapat memanfaatkan buis beton. Dinding sumur bagian atas dapat menggunakan batu bata merah, batako, campuran satu bagian semen, empat bagian pasir (1pc : 4ps), diplester dan di aci semen.
3. Pengisi Sumur
Pengisi sumur dapat berupa batu pecah ukuran 10-20 cm, pecahan bata merah ukuran 5-10 cm, ijuk, serta arang. Pecahan batu tersebut disusun berongga.
4. Saluran air hujan
Dapat menggunakan pipa PVC berdiameter 110 mm, pipa beton berdiameter 200 mm maupun pipa beton setengah lingkaran berdiameter 200 mm.
Perawatan
Untuk menjaga agar kondisi sumur resapan tetap berfungsi dengan baik maka perlu diadakan pemeriksaan secara periodik, setidaknya setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan itu meliputi :
- Aliran masuk
- Bak control
- Kondisi sumur resapan
Pembuatan sumur resapan air hujan merupakan salah satu solusi untuk menjaga cadangan dan kualitas air agar terjaga dengan baik. Dalam skala yang lebih luas dapat pula memperbaiki kualitas lingkungan sekitar. Kita bisa mulai membuatnya di rumah yang kita tempati. Namun alangkah baiknya jika dilakukan secara bersama-sama dan menjadi gerakan massal. Sebuah tindakan kecil sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan yang kita tempati. Selamat mencoba.

Subscribe to:
Posts (Atom)
















.jpg)










